Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan

10 Makanan yang Bagus Buat Tulang !

0

Posted by Muhammad Rafik Makadomo | Posted in | Posted on Sabtu, November 28, 2009


Ingin tulang kuat sampai tua? Tentu saja bisa! Yang Anda harus lakukan hanyalah mengkonsumsi makanan yang mengandung zat-zat penting yang dibutuhkan tulang. Terkandung di makanan apa saja zat-zat tersebut? Yuk, simak infonya disini!

Diri sendiri adalah sekutu yang paling baik saat membangun dan membuat tubuh kuat, dengan tulang sehat. Apa yang Anda makan memiliki peranan penting dalam pembentukan tulang sehat. Khususnya dengan mengkonsumsi sejumlah kalsium yang sesuai yaitu sekitar 1000mg untuk orang dewasa berumur 19-50 tahun dan vitamin D sekitar 200IU untuk dewasa berumur 19-50 tahun. Magnesium dan vitamin K juga sangat penting untuk kesehatan tulang.

Berikut 10 sumber penting makanan yang bisa memperkuat tulang:

1. Nutrisi Tulang: Kalsium
Kalsium dapat membantu dalam memperkuat pembentukan tulang, membuat tulang jadi padat dan tulang tetap sehat seiring kita bertambah usia. Kalsium adalah mineral yang penting dalam hidup, sayangnya saat ini banyak orang yang tidak memenuhi dosis kalsium harian.

2. Sumber Kalsium: Yogurt

Yogurt adalah sumber yang paling baik untuk kalsium. Banyak produk yang mengandung sekitar 40% dari kalsium harian yang dibutuhkan tubuh yaitu sekitar 8-oz penyajian (1oz=28.349 gram). Sebaiknya konsumsi yogurt yang low fat dan fat free, apalagi yogurt memiliki nilai plus yaitu rasanya enak dan termasuk makanan serba guna. Konsumsi yogurt sebagai sarapan pagi, snack, atau buatlah sebagai dessert yang sehat seperti Fruit Salad dengan saus yogurt madu.

3. Sumber Kalsium: Cheddar Cheese
Dengan mengurangi sekitar 1.5 oz kadar lemak, cheddar cheese dapat memenuhi sekitar 30% dari kebutuhan harian kita akan kalsium. Tambahkan keju ini di dalam sandwich, salad, atau nikmati sebagai snack dengan crackers.

4. Sumber Kalsium: Susu

Bukanlah hal yang mengenjutkan, susu adalah salah satu sumber kalsium yang terbaik. Sekitar 8.oz susu mengandung sekitar 1/3 dari kebutuhan harian. Banyak merk susu yang mengandung vitamin K, nutrisi lain yang penting bagi kesehatan tulang. Jika Anda bukan penyuka susu atau tidak dapat berkompromi dengan laktosa, cobalah beralih ke susu kedelai atau susu yang tidak mengandung laktosa.

5. Sumber Kalsium: Tahu
Sumber kalsium diluar susu adalah tahu. Hanya 1/2 potong dari tahu mengandung kalsium sekitar 20% dari rekomendasi kalsium harian. Namun tidak semua tofu mengandung kalsium yang baik, jadi ada baiknya perhatikan label kemasan untuk melihat apakah tahu tersebut mengandung sumber kalsium yang baik atau tidak. Selain itu tofu juga merupakan sumber protein yang baik dan merupakan pelengkap dalam gorengan.

6. Nutrisi Utama: Vitamin D
VitaminD selalu memainkan peranan penting dalam membangun dan melindungi tulang Anda. Vitamin D membantu daya serap kalsium, dan sejumlah studi memperlihatkan seseorang yang memiliki kandungan vitamin D rendah memiliki tingkat kepadatan tulang yang rendah. Mereka juga memiliki kecenderungan akan tulang rapuh seiring bertambahnya umur. Vitamin D secara alami bisa diperoleh di dalam makanan tertentu saja (misal minyak ikan cod), tetapi Anda juga dapat memperolehnya dari sinar matahari, dan banyak makanan yang sudah diperkuat dengan nutrisi penting ini.


7. Sumber Vitamin D: Salmon
Salmon adalah salah satu sumber alami terbaik dari vitamin D. Sekitar 3.5oz masalan salmon mengandung sekitar 90% dari kebutuhan harian kita akan vitamin D. Selain itu salmon juga merupakan sumber yang baik akan protein dan lemak omega-3 yang baik untuk hantung. Cobalah untuk mengkonsumsi setidaknya satu hidangan salmon setiap minggu.

8. Sumber Vitamin D: Sereal
Beberapa sereal yang siap dikonsumsi sudah diberi tambahan vitamin D. Cobalah cek lebel dan cari produk yang memiliki setidaknya 10% dari nilai harian nutrisi penting ini.

9. Mineral Penting: Magnesium
Magnesium memiliki banyak fungsi bagi tubuh, dan salah satunya adalah untuk membuat tulang tetap kuat (50% dari tubuh magnesium ditemukan dalam tulang). Memakan berbagai makanan dapat membantu untuk menjamin magnesium masuk ke tubuh secara cukup. Wanita diatas 30 tahun harus memenuhi sekitar 320mg magnesium setiap hari, sedangkan pria sekitar 400-420mg. Jumlah tersebut mudah didapatkan dengan mengkonsumsi, kacang-kacangan seperti almond, kacang kedelai, gandum, dan sayuran yang berwarna gelap seperti bayam.

10. Nutrisi Penting: Vitamin K
Vitamin K berperan banyak dalam berbagai fungsi tubuh, tetapi penelitian ilmiah telah menghubungkan nutrisi penting ini dengan kesehatan tulang. Studi yang berlangsung saat ini mengindikasi bahwa vitamin K dapat mencegah penyerapan kembali dan masuknya makanan secara cukup, dimana hal ini penting untuk mencegah kerapuhan tulang. Vitamin K dapat diperoleh dengan banyak mengkonsumsi sayur-sayuran hijau.
publishing.

Sumber : Dari berbagai sumber.

Makin Berlemak, Makin Sulit Berhenti Makan

0

Posted by Muhammad Rafik Makadomo | Posted in | Posted on Rabu, November 25, 2009



Tahukah Anda, tubuh kita memiliki mekanisme alami yang akan memberi sinyal kapan kita harus berhenti makan? Saat organ pencernaan mendeteksi lemak atau protein, mereka akan melepaskan hormon yang disebut cholecystokinin (CCK), yang menginformasikan pada otak bahwa makanan yang diasup sudah cukup.

Penelitian terhadap mencit di laboratorium menunjukkan, makanan yang tinggi lemak bisa mengakibatkan tubuh kita tidak mengindahkan hormon "berhenti makan" ini. Akibatnya sudah bisa diduga, kita jadi makan berlebihan.

Dalam studi terkini, para ilmuwan mengobservasi dua kelompok mencit selama 20 hari. Satu kelompok diberi makanan tinggi lemak dan sisanya yang rendah lemak. Tiap harinya, selama tiga jam mereka diberi makanan yang berlemak atau yang kira-kira disukai tikus-tikus ini.

Tikus dari kelompok diet tinggi lemak ternyata makan 40 persen lebih banyak dibanding kelompok rendah lemak. Pada bagian kedua studi, para peneliti menyuntikkan hormon CCK pada seluruh kelompok tikus dan selama sejam meletakkan makanan di depan mereka.

Karena CCK membuat perut terasa kenyang, tikus pada kelompok rendah lemak makan lebih sedikit dari biasanya. Yang menarik, tikus dari kelompok tinggi lemak cenderung tak terpengaruh oleh CCK dan tetap makan seperti biasa.

Penelitian pada manusia sebelumnya juga menunjukkan hasil yang serupa. Misalnya saja, studi pada tahun 2003 yang dimuat dalam American Journal of Physiology. Sekelompok pria diberi makanan tinggi lemak selama dua minggu, kemudian dua minggu kemudian diberi diet rendah lemak. Di akhir studi, masing-masing menerima infusi lemak secara langsung di saluran cerna.

Infusi ini memicu pelepasan CCK sehingga para partisipan merasa kenyang. Namun, efek CCK ini baru terlihat pada saat partisipan melakukan pola diet rendah lemak. Saat suntikan CCK dilakukan di minggu diet tinggi lemak, para partisipan mengaku merasa lebih lapar dari biasanya.

Para ahli mengatakan, hal ini terjadi karena tubuh mereka kurang sensitif terhadap dampak CCK saat mereka mengonsumsi makanan berlemak. Karena itulah, jika Anda ingin mengontrol pola makan, konsumsi sedikit saja makanan berlemak.

Sumber : www.kompas.com

10 Alasan Sehat untuk Terus Berolahraga

0

Posted by Muhammad Rafik Makadomo | Posted in | Posted on Rabu, November 25, 2009



Malas berolahraga? Anda tidak sendirian. Tetapi sebenarnya Anda rugi jika masih terus bermalas-malasan dan tak mau berolahraga. Berbagai penelitian telah menegaskan pentingnya olahraga, salah satunya agar panjang umur. Simak keuntungan sehat lain yang bisa kita petik dengan terus bergerak.

1. Menurunkan kolesterol
Pertambahan usia menjadi salah satu faktor naiknya kadar kolesterol jahat (LDL) dan menurunnya kadar kolesterol baik (HDL). Cara terbaik untuk menjaga agar kadar LDL tetap rendah adalah dengan mengonsumsi makanan rendah lemak jenuh. Sementara itu, untuk meningkatakan kadar HDL, lakukanlah olahraga. Fakta tersebut didukung oleh penelitian di Denmark pada tahun 2007 terhadap 835 pria yang rutin berolahraga. Kadar kolesterol baik para responden diketahui selalu tinggi.

2. Menurunkan trigliserida
Trigliserida merupakan lemak dalam darah. Kadar trigliserida yang tinggi merupakan faktor penyebab tingginya risiko penyakit jantung. Studi yang sama yang dilakukan para ahli di Denmark juga menunjukkan pria yang aktif memiliki kadar trigliserida yang rendah.

3. Menurunkan tekanan darah
Studi yang dipublikasikan tahun 2007 oleh para peneliti dari University of Minnesota menyebutkan aktivitas fisik yang dilakukan secara reguler efektif menurunkan tekanan darah.

4. Meningkatkan daya ingat
Para pakar menegaskan olahraga termasuk kegiatan yang penting agar fungsi otak maksimal. Olahraga bisa meningkatkan asupan oksigen dalam darah dan merangsang produksi senyawa kimia di otak yang bermanfaat mempertajam daya ingat.

5. Mengurangi inflamasi
Olahraga secara rutin efektif mengurangi kadar protein C-reaktif, yang menunjukkan kadar inflamasi (peradangan). Mengapa hal ini penting? Ini karena timbunan kolesterol yang menyebabkan plak di pembuluh darah bisa pecah dan menyebabkan peradangan. Akibatnya adalah serangan jantung.

6. Kondisi pembuluh darah lebih baik
Untuk merespon kebutuhan oksigen dalam tubuh, pembuluh darah haruslah fleksibel atau mudah membesar. Merokok, endapan kolesterol, dan proses penuaan menyebabkan pembuluh darah mengeras dan meningkatkan risiko penyakit jantung. Berbagai studi menunjukkan olahraga bisa membantu menjaga kemampuan pembuluh darah untuk terbuka dan berkontraksi sesuai kebutuhan fisik tubuh.

7. Menurunkan risiko diabetes
The Diabetes Prevention Program menemukan bahwa olahraga dan program penurunan berat badan yang dilakukan selama 3 tahun mampu mengurangi risiko diabetes hingga 58 persen.

8. Menguatkan tulang
Berlatih angkat beban, keseimbangan, atau jalan kaki merupakan jenis-jenis latihan yang bisa kita lakukan untuk mengurangi risiko tulang keropos.

9. Menjaga berat badan
Kalau ingin langsing, ya olahraga, dong. Ini merupakan nasihat klise yang selalu didengungkan orang. Faktanya memang demikian. Salah satu studi mengenai manfaat olahraga menunjukkan, pria yang aktif secara fisik memiliki lingkar pinggang yang lebih kecil dibanding dengan orang yang malas berolahraga.

10. Panjang umur
Sebuah penelitian yang dilakukan di tahun 2004 di Finlandia terhadap 15.853 pria berusia 30-59 tahun selama 20 tahun menemukan, mereka yang aktif secara fisik lebih sedikit yang terkena penyakit jantung dan meninggal dunia selama periode penelitian berlangsung.

Sumber :Dari berbagai sumber